09
Nov
08

Dari Emmy hingga Yudit

INI momen istimewa di Jakarta. Dua hari berturut-turut bertemu teman-teman yang dulu bakudesak di “gudang” pengap berukuran 2 kali 3 meter di Jalan Sudirman Yogya, markas anak-anak GEMA-Bernas .

valens-kris-luki

tak bertemu muka, foto pun jadilah! valens, kristupa, luki aulia, "ikutan" reuni via foto yang dikirim kristupa.


Minggu malam, 2 November, Hengky datang menjemput setelah dikontak. Katanya, kebetulan malam itu dia tidak sedang sibuk. Lalu coba menghubungi Mas Abi –yang  jadi “pengasuh” anak-anak GEMA setelah saya. Kebtulan dia juga tidak sedang sibuk di di kompas.com.

Kami pun meluncur. Makan malam di Bebek Ginyo, di Tebet. Aduh… setelah lama tak mengecap gurihnya bebek, malam itu betul-betul terpuaskan oleh bebek bakar bumbu hijau pedas olahan kerabat kerja Mas Kardjono.


Eh, selang sesaat Mas Kardjono datang dan memperkenalkan gagasannya yang –mungkin tidak terbersit di kepala orang lain—menurut saya orisinal dan inovatif. Dari hobinya mengurus tanaman, ia mengembangkannya jadi sesuatu yang berbeda dan bermakna luas.


Ia membuat terobosan, yakni “suvenir hijau” cantik berupa anakan antharium yang dikemas dalam kotak mungil berjendela. Cocok sekali untuk cenderamata aneka acara yang mengundang massa. Pesta pernikahan, seminar, pesta pisah sambut pejabat, akan jadi lebih bermakna hijau jika para tamu dihadiahi cenderamata ini.


Setidaknya, anakan antharium itu bisa ditanam di rumah dan berkembang biak jadi tanaman hias yang rimbun. Cocok untuk orang-orang yang peduli pada kerusakan lingkungan, di tengah gelombang pemanasan global akhir-akhir ini.


Hari berikut, 3 November, seolah melanjutkan kontak-kontak via milis dan SMS, Hengky menjemput dengan Mercedez-nya. Tentu saja jauh lebih nyaman dibanding Taruna keluaran 2002, hehehehee….


Kami meluncur ke Setiabudi Building. Di Starbuck, Retno –veteran GEMA setelah Hengky— sudah menanti. Bersamanya, ada Ruri (aktif di GEMA seteah angkatan Retno) yang sempat jadi wartawan Tribun Batam dan kini bekerja untuk Soccer. Sesaat kemudian muncul Emmy Kuswandari.(http://yusranpare. wordpress.com/gema/)


Nah, kejutan malam itu adalah kemunculan Yudit. Dokter ahli kebidanan dan kandungan ini sedang dalam perjalanan pulang ke rumahnhya di Cibubur ketika dikontak Hengky. Dia langsung putar balik menyusul kami di Setiabudi. Bagi saya, ini pertemuan pertama setelah Yudit pulang dari Jepang. Tiga tahun dia menuntaskan studi keahliannya di sana.


Hebatnya –mungkin ini kesan saya saja— tak banyak perubahan fisik yang tampak pada “anak-anak” veteran Gema ini. Hengky tetap masih kinyis-kinyis, dan kalau pun dipasangi seragam SMA, masih seperti anak-anak ABG. Begitu pula Yudit, jika tidak sedang berpraktek (dengan jas putih dan statekopnya), saya yakin orang tak akan menduga ia seorang dokter ahli.


Emmy dan Retno juga begitu. Memang, Emmy tampak lebih dewasa tapi kenesnya masih seperti ketika di SMA Santa Maria Yogya. Saya tak terlalu ingat Retno semasa di GEMA, sebab ia masuk setekah saya pindah tugas ke Palembang. Hanya saja saya memperoleh kesan ia pasti lebih ”berkembang” daripada saat remaja.


Yang jelas, malam itu asyik banget, dijemput pake Mercy, ditraktir Emmy di Starbuck, dijamu Hengky di kedai sate Jalan Sabang…..


Kapan bisa saling bertemu lagi, ya???

Iklan

2 Responses to “Dari Emmy hingga Yudit”


  1. November 28, 2008 pukul 9:08 am

    Wah, sayang nggak bisa ikutan karena kesibukan di kota lain
    Kayaknya seru dan rame…
    Perlu segera diatur untuk bisa kumpul-kumpul lagi

  2. 2 yusranpare
    November 28, 2008 pukul 12:14 pm

    Iya kris…. Lha biasanya kamu yang jadi “korlap”. Ayo, kapan-kapan kita bisa kumpul lagi.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: